Air asin laut selama ini dianggap tak bisa dipakai. Tapi teknologi desalinasi — mengubah air asin atau payau menjadi air tawar yang layak minum — kini mulai dilirik serius oleh pemerintah daerah. Terbaru, Pemkab Pati mengajak PT Djarum untuk ikut mengembangkan teknologi ini guna mengatasi kekeringan yang kerap melanda wilayah pesisir.
Ringkasan Kabar
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan harapan itu saat penyerahan simbolis bantuan 12 unit rumah layak huni dari program CSR PT Djarum di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (21/10/2026). Bantuan tahun ini mencakup 12 unit bagi keluarga kurang mampu — tujuh unit di Kecamatan Tlogowungu dan lima unit di Kecamatan Sukolilo.
"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya RTLH. Mungkin ada kerja sama lain, seperti desalinasi air, karena kami sering mengalami kekeringan," ujar Chandra, seperti dikutip Akuntabel.id.
Selain desalinasi, ia juga berharap PT Djarum memperbesar perhatian pada penanganan rumah layak huni tahun depan, memberikan tambahan bibit penghijauan lewat Dinas Lingkungan Hidup, serta mempertimbangkan pengembangan usaha di Kecamatan Sukolilo dan Tambakromo untuk membuka lapangan kerja. Menurutnya, dengan hampir 1,4 juta jiwa penduduk dan 401 desa plus 65 kelurahan, kebutuhan penanganan di Pati masih sangat besar.
Konteks: Kekeringan yang Terus Berulang
Ajakan ini tidak muncul dari ruang hampa. Menurut data Pemkab Pati, sekitar 60 desa di Kabupaten Pati terdampak kekeringan. Di Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi, misalnya — Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turun langsung meninjau kondisi pada 6 Oktober 2026. Masalahnya ganda: musim kemarau membuat sumur mengering, dan air tanahnya sendiri cenderung payau sehingga tidak layak minum.
Selama ini solusinya masih darurat: distribusi air bersih lewat armada tangki, dibiayai anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dan CSR. Warga Desa Triguno bahkan mengaku krisis air dirasakan sekitar lima bulan sejak Mei 2026, bergantung pada ±40 tangki air bantuan. Keterbatasan armada tangki pun jadi kendala — Pemkab sampai meminta dukungan pengusaha pemilik truk tangki dan kabupaten tetangga.
Langkah permanen sudah disiapkan: mempercepat realisasi desalinasi air payau, memperluas jaringan PDAM Tirta Bening (saat ini ±47 ribu pelanggan), dan mengoptimalkan Bendungan Triguno yang berdebit sekitar 35.000 meter kubik.
Bagaimana Cara Kerja Teknologi Desalinasi?
Secara umum, desalinasi memisahkan garam dan zat terlarut dari air laut atau air payau. Dua metode paling umum:
- Reverse osmosis (RO) — air bertekanan didorong melewati membran semipermeabel yang hanya meloloskan molekul air. Metode paling efisien untuk skala kota dan industri saat ini.
- Distilasi termal — air asin dipanaskan hingga menguap, lalu uapnya didinginkan kembali menjadi air tawar. Andal, tapi boros energi.
Untuk daerah pesisir seperti utara Jawa, reverse osmosis paling masuk akal: air baku tersedia melimpah (laut), dan modul RO kini sudah banyak dipakai kawasan industri. Tantangannya: biaya energi, pengolahan limbah garam (brine) agar tidak mencemari lingkungan, dan investasi awal instalasi.
Kenapa Ini Menarik untuk Diikuti?
Distribusi tangki air adalah solusi tahunan yang tidak pernah tuntas — setiap kemarau datang, ritual yang sama berulang. Desalinasi menawarkan keluar dari lingkaran itu: sekali instalasi beroperasi, wilayah pesisir punya sumber air yang tidak bergantung musim.
Yang juga menarik: pendekatan CSR-nya. PT Djarum yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah, diminta ikut berkontribusi di Pati lewat dana sosial perusahaan. Kalau model kolaborasi pemda + swasta seperti ini berhasil, daerah-daerah pesisir lain yang punya masalah serupa bisa mencontohnya.
Sedikit Kaitan dengan Dunia IT
Instalasi desalinasi modern tidak cuma soal pipa dan tangki — ia dikendalikan sistem monitoring digital: sensor kualitas air, kontrol tekanan, hingga pencatatan produksi, semuanya lewat komputer dan jaringan. Kalau suatu hari kamu mengelola instalasi atau bisnis yang bergantung pada sistem komputer dan jaringan yang harus nyala terus, Zata KomputIndo melayani instalasi jaringan, maintenance komputer, hingga pengadaan perangkat untuk kebutuhan operasional.
Sumber berita: Akuntabel.id, Globalnet.asia, Harian Muria, KawalJateng.com, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Teknologi yang tepat bisa mengubah masalah tahunan jadi solusi permanen.
atau hubungi langsung 0898-8201-417 • 🌐 zatakomputindo.com
Zata KomputIndo – One Stop Point Service. Teknisi datang, masalah beres.
0 Komentar